Entah harus dimulai dengan huruf apa, dengan bagaimana, dengan apa. Semuanya seperti abu-abu. Akupun bingung bagaimana awal kisah ini terjadi, mengalir begitu saja tanpa ada huruf awal yang memulainya. Kami memutuskan semuanya dengan mengatas namakan Persahabatan. Seperti ingin tetap memiliki namun tetap mempertahankan ego masing-masing. hahaha.
Aneh memang, setiap untaian kata tetap mengandung makna 'Kamu tetap milikku satu' namun tak jarang, ia meneriakkan 'stop hit me. you're nothing' dan apa kamu tahu? Itu sangat menusuk, sangat mematikan.
Aku belajar untuk tidak manaruh harapan itu kembali, belajar untuk bersikap biasa, untuk bersikap 'I'm okay' namun lagi-lagi kamu menarikku seolah tidak mengizinkan aku untuk pergi.
Aku harus apa? Harus bagaimana? Tetap mengikuti permainanmu kah?
Aneh memang, setiap untaian kata tetap mengandung makna 'Kamu tetap milikku satu' namun tak jarang, ia meneriakkan 'stop hit me. you're nothing' dan apa kamu tahu? Itu sangat menusuk, sangat mematikan.
Aku belajar untuk tidak manaruh harapan itu kembali, belajar untuk bersikap biasa, untuk bersikap 'I'm okay' namun lagi-lagi kamu menarikku seolah tidak mengizinkan aku untuk pergi.
Aku harus apa? Harus bagaimana? Tetap mengikuti permainanmu kah?
Komentar
Posting Komentar