Teruntuk kamu, mawar hitam terindahku.. Malam ini, ingin sekali aku mendeskripsikan 'siapa itu kamu' mawar hitam berduri terindah yg aku miliki. Suatu waktu, disaat aku tengah berada dalam fase hampir mati tiba2 aku melihatmu dari kejauhan. Aku menghampirimu mencoba menggapaimu perlahan, kamupun seolah mengerti dan mendekat. Saat itu pula, aku kembali merasakan guratan senyum. Pada waktu itu durimu masih sangat bersahabat, jadi aku tidak takut untuk menyentuhmu. Saat aku ingin kembali ketempat asalku, aku melihatmu seolah memohon untuk aku membawamu ikut, merawatmu, menjagamu. Tapi aku takut tertusuk duri kembali terluka kembali. perih . Tapi kamu meyakinkanku bahwa kamu tidak akan menyakitiku dengan durimu. Kamu meyakinkanku bahwa dengan durimu, kamu akan melindungiku. Baiklah. Aku fikir tidak masalah untuk MENCOBA merawatnya. Toh sebelum ini aku juga sudah terbiasa tertusuk duri mawar. Akhirnya aku membawamu ikut denganku. Setiap hari aku menyiramimu, memberimu pupuk,...