Last day at this year. 2016.
Ini terlihat seperti jurnal kehidupan saya selama setahun. Kata yang layak saya jadikan perumpamaan pada tahun ini adalah MAGIC! Rasanya baru kemarin saya melihat sambaran petasan pergantian tahun. Dan hari ini telah terisi penuh 365 hari. Karena yang paling jauh dan takan tercapai adalah masalalu. Walau sedetikpun, kamu tidak akan bisa mengulangnya. Rasanya juga baru kemarin saya menangisi hal yang tidak patutnya saya tangisi HaHa bodoh!
Awal tahun 2016, adalah fase-fase tersulit saya. Dimana saya harus menata hati sendiri, dan bertahan ditengah gemuruhnya rasa kecewa. Kecewa atas diri saya sendiri yang telah menaruh harapan kepada orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kemudian ia pergi tanpa pamit dan datang tanpa izin. Namun anehnya saya masih tetap menerimanya hingga detik ini.The power of love maybe?Selanjutnya, Dia itu maha adil. Dia mengirim yang lain untuk terus menghibur saya. Satu hal yang saya tahu dan menjadi pelajara untuk saya, Karena sesungguhnya Tuhan dan Keluargalah yang tidak akan pernah mengecewakan saya ataupun yang meninggalkan saya disaat saya terpuruk ๐ kemudian Dia mengirim sahabat dan teman-teman yang baik kepada saya yang teruss menghibur, menemani,memberikan support untuk saya. Terimakasih kalian semua baik ✩✩
Kemudian, masuk bulan ke 3 di 2016. MARCH. MY MONTH! Lagi-lagi Dia Maha Baik memberikan saya kesempatan hidup satu tahun lagi. When I was 21 yo. Saya masih ditemani oleh keluarga, sahabat dan teman. Semoga terus hangat sampai tiba masanya untuk berpisah. saya menyayangi kalian.
di 2016 juga, saya bisa bertemu kembali kepada teman-teman saya yang hatinya pernah saya lukai. Jehan Amelia, Yunni Kartika, Syavira Nurul Hikmah, Chessa Yuniarti Lani. Terimakasih atas kebesaran hati kalian telah memaafkan saya . pada tahun ini pula, saya belajar berdamai dengan anak itu. Anak yang hampir saja mengambil mawar hitam milikku!! Anak yang hampir saja merusak mawar yang telah lama saya rawat. Mungkin segelintir orang, menganggap itu hal bodoh. tapi tidak bagi saya. Itu adalah cara saya berdamai dengan sakit hati. Bukankah sakit hati harus dibals dengan kebaikan?
Pada pertengahan 2016 juga, saya didatangi tamu. Tamu spesial mungkin. Dia mengirim dia dari masalalu untuk menemani saya. Dia datang dengan udara baru. sejuk. tapi terlalu sejuk dan saya rindu matahari. Dia mengkhitbah saya!! sesuatu yang tidak pernah saya fikirkan bahkan terlintas difikiran saya bahwa dia akan mengkhitbah saya. Tuhan juga mengirimkan saya beberapa hati baru yang berusaha mengobati luka saya. Tapi entahlah, tidak ada satupun yang berhasil menyembuhkannya :(
Akhir 2016, mawar hitamku kembali seutuhnya. ia menjadi milikku lagi. dan dia yang menyembuhkan kembali luka saya dengan elok kelopaknya๐๐. saya yakin, mawar saya kali ini tumbuh lebih kokoh dan lebih elok serta lebih harum. Bagaimana dengan durinya? Saya hanya berharap, ia tidak akan melukai saya lagi dengan durinya. Dia milik Tuhan saya. Saya pasrahkan semua kepadaNya akan bagaimana akhir kisah saya dan mawar saya.
Kemudian, satu persatu harapan dan cita-cita saya, dimulai pada akhir tahun ini. ACC bab 1-2-3. dan rasanya bahagia!!
Saya berharap ditahun yang akan datang, semua angan, harapan cita dan cinta saya menjadi lebih baik dan tentunya berkualitas. Aamiin ๐
Ini terlihat seperti jurnal kehidupan saya selama setahun. Kata yang layak saya jadikan perumpamaan pada tahun ini adalah MAGIC! Rasanya baru kemarin saya melihat sambaran petasan pergantian tahun. Dan hari ini telah terisi penuh 365 hari. Karena yang paling jauh dan takan tercapai adalah masalalu. Walau sedetikpun, kamu tidak akan bisa mengulangnya. Rasanya juga baru kemarin saya menangisi hal yang tidak patutnya saya tangisi HaHa bodoh!
Awal tahun 2016, adalah fase-fase tersulit saya. Dimana saya harus menata hati sendiri, dan bertahan ditengah gemuruhnya rasa kecewa. Kecewa atas diri saya sendiri yang telah menaruh harapan kepada orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kemudian ia pergi tanpa pamit dan datang tanpa izin. Namun anehnya saya masih tetap menerimanya hingga detik ini.
Kemudian, masuk bulan ke 3 di 2016. MARCH. MY MONTH! Lagi-lagi Dia Maha Baik memberikan saya kesempatan hidup satu tahun lagi. When I was 21 yo. Saya masih ditemani oleh keluarga, sahabat dan teman. Semoga terus hangat sampai tiba masanya untuk berpisah. saya menyayangi kalian.
di 2016 juga, saya bisa bertemu kembali kepada teman-teman saya yang hatinya pernah saya lukai. Jehan Amelia, Yunni Kartika, Syavira Nurul Hikmah, Chessa Yuniarti Lani. Terimakasih atas kebesaran hati kalian telah memaafkan saya . pada tahun ini pula, saya belajar berdamai dengan anak itu. Anak yang hampir saja mengambil mawar hitam milikku!! Anak yang hampir saja merusak mawar yang telah lama saya rawat. Mungkin segelintir orang, menganggap itu hal bodoh. tapi tidak bagi saya. Itu adalah cara saya berdamai dengan sakit hati. Bukankah sakit hati harus dibals dengan kebaikan?
Pada pertengahan 2016 juga, saya didatangi tamu. Tamu spesial mungkin. Dia mengirim dia dari masalalu untuk menemani saya. Dia datang dengan udara baru. sejuk. tapi terlalu sejuk dan saya rindu matahari. Dia mengkhitbah saya!! sesuatu yang tidak pernah saya fikirkan bahkan terlintas difikiran saya bahwa dia akan mengkhitbah saya. Tuhan juga mengirimkan saya beberapa hati baru yang berusaha mengobati luka saya. Tapi entahlah, tidak ada satupun yang berhasil menyembuhkannya :(
Akhir 2016, mawar hitamku kembali seutuhnya. ia menjadi milikku lagi. dan dia yang menyembuhkan kembali luka saya dengan elok kelopaknya๐๐. saya yakin, mawar saya kali ini tumbuh lebih kokoh dan lebih elok serta lebih harum. Bagaimana dengan durinya? Saya hanya berharap, ia tidak akan melukai saya lagi dengan durinya. Dia milik Tuhan saya. Saya pasrahkan semua kepadaNya akan bagaimana akhir kisah saya dan mawar saya.
Kemudian, satu persatu harapan dan cita-cita saya, dimulai pada akhir tahun ini. ACC bab 1-2-3. dan rasanya bahagia!!
Saya berharap ditahun yang akan datang, semua angan, harapan cita dan cinta saya menjadi lebih baik dan tentunya berkualitas. Aamiin ๐

Komentar
Posting Komentar